Beranda NEWS Beredar Video Menu Atlet PORA Pidie Ada Belatung, PB PORA: Diklarifikasi Tidak...

Beredar Video Menu Atlet PORA Pidie Ada Belatung, PB PORA: Diklarifikasi Tidak Benar

0
Ketua PB PORA Pidie klarifikasi pemberitaan yang beredar terkait makanan atlet PORA mengandung belatung dalam konferensi pers, Jumat (9/12/2022)

Hariannetwork.com – Panitia Besar (PB) Pekan Olah Raga Aceh (PORA) XIV di Kabupaten Pidie, Drs Samsul Ashar MSi memberikan klarifikasi terkait beredarnya foto dan video menu atlet yang disebut ada ulat belatung.

Klarifikasi tersebut disampaikan oleh PB PORA dalam konferensi Pers di Gedung Convention Center (PCC) yang juga didampingi oleh Ketua PB PORA Pidie, Drs Samsul Ashar MSi bersama Ketua Harian PB PORA, Eddy Saputra SSTP MSi serta ahli gizi dana makanan dari instalasi gizi.

Samsul Ashar dalam keterangannya mengatakan bahwa dari hasil uji laboratorium, ditemukan bahwa ikan pada menu kontingan asal Bener Meriah masih segar tanpa belatung.

“Hasil uji laboratorium sajian ikan pada menu ikan kontingen asal Bener Meriah hanya ditemukan kejanggalan, yaitu warna, rasa dan bau pada ikan tersebut masih sangat segar tanpa belatung,” ungkap ketua PB PORA Pidie, Samsul Adhar dalam keterangan persnya.

Baca juga: Suasana Pembukaan PORA XIV di Pidie

“Hal itu dapat diklarifikasi tidak benar. Sebab hasil pemeriksaan bidang kesehatan tidak masuk akal jika ikan yang sudah digoreng terdapat belatung. Saat kita cek ke kontingen, kita minta barang bukti, katanya sudah dibuang,” kata Samsul.

“Sebab pengadaan nasi tersebut dilakukan melalui E-katalog, sehinga sudah melewati beberapa hal untuk tentukan siapa yang layak,” katanya.

Terkait kejadian tersebut, PB PORA meminta agar setiap kontingen untuk tidak gegabah dalam melakukan publish di media social (medsos), karena pemberitaan sepihak sangat merugikan daerah.

Baca juga: Menkes Apresiasi Pemkab Pidie, Optimis Target 95 Persen Anak Tercapai

Selain itu, Samsul Ashar juga mengatakan bahwa menu makanan yang diberikan kepada kontingen Pekan Olah Raga Aceh (PORA) tersebut sudah disterilkan dan sudah memenuhi standarisasi agar tidak masalah saat dikonsumsi.

Sehingga pihaknya meminta jika ditemukan makanan yang tidak layak, kontingen untukl tidak membuangnya dan segera dilaporkan kepada LO masing-masing.

“Jika memang ditemukan nasi yang tidak layak dikonsumsi. Kepada semua kontingen tidak membuangnya dan laporkan kepada LO masing-masing, agar kita bisa proses pihak pengadaan nasi,” ujarnya.

Dapatkan berita dan informasi lengkap lainnya dengan cara, klik http://hariannetwork.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here