Hariannanggroe.com – Innalilahi Wa Innailaihi Raji’un, telah berpulang ke Rahmatullah seorang ulama kharismatik Aceh Tgk Muhammad Amin Mahmud (Abu Tumin Blang Blahdeh), Selasa (27/9) kemarin di Rumah Sakit dr Fauziah, Kabupaten Bireuen.
Kabar duka berpulangnya Pimpinan Dayah Al Madinatuddiniyah Babussalam, Desa Blang Bladeh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen tersebut dibenarkan oleh Direktur rumah sakit dr Fauziah Bireuen, dr Amir Addani MKes.
“Iya benar, Abu Tumin meninggal dunia sekitar pukul 16.00 tadi.
Abu sudah di rumah sakit selama dua hari lalu dan selama disini, keadaannya menurun drastis dan ketika pertama kali dibawa ke rumah sakit, keadaannya sering sesak,” ujar dr Amir, dikutip dari harianrakyataceh.com, Rabu (28/9/2022).
Abu Tu Min adalah seorang ahli fiqh mazhab Syafii dan ahli thariqat Al-Haddadiyah serta sangat menguasai kitab Syarah Al-Hikam karangan Syeikh ‘Ataillah As-Sakandari.
Sejak kecil, ia dikenal lebih banyak mendapatkan pendidikan keagamaan daripada pendidikan umum.
Beliau lahir pada tanggal 17 Agustus 1932 di Gampong Kuala Jeumpa, Kecamatan Jeumpa, Bireuen.
Dia adalah sosok ulama yang sangat disayangi oleh masyarakat Bireuen dan sudah melahirkan ribuan santri alumni dayah yang menjadi generasi baru penerus agama Islam.
Dayah Al Madinatuddiniyah Babussalam berdiri pada tahun 1890 dan didirikan oleh Tgk H Imam Hanafiah, yang merupakan kakek Abu Tu Min.
Abu Tu Min adalah salah satu murid Abuya Muda Waly dan Syeikh serta ulama kharismatik yang ada di Kabupaten Bireuen.
Sebelumnya, sekitar satu bulan yang lalu, Abu Tumin juga sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum dr. Zainal Abidin, Banda Aceh.
Dikabarkan Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, bersama Kapolda Aceh, Irjen Pol Achmad Haydar sempat menjenguknya saat dia sedang dirawat.
Pj Gubernur juga menyapa Abu Tumin dan mendoakan agar ulama kharismatik Aceh itu lekas sembuh.
Abu Tumin sendiri telah berulangkali masuk rumah sakit selama beberapa tahun terakhir di Aceh, Jakarta maupun dirawat di luar negeri.











