Beranda NEWS 33 Anak Meninggal Dunia pada Tragedi Sepak Bola di Kanjuruhan

33 Anak Meninggal Dunia pada Tragedi Sepak Bola di Kanjuruhan

0
Petugas medis memeriksa jenazah korban kerusuhan di RS Saiful Anwar menyusul kerusuhan usai pertandingan sepak bola Liga 1 antara Arema vs Persebaya di Malang, Jawa Timur.

Hariannanggroe.com – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) telah mencatat ada 33 anak meninggal dunia akibat tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Lebih dari seratus korban meninggal dunia akibat kericuhan, dan sebagian besar telat mendapatkan pertolongan medis.

Data terbaru menyebutkan bahwa korban meninggal dalam kategori anak-anak mencapai 33 orang berusia sekitar 4-17 tahun dari total 125 orang yang meninggal sesuai press rilis Polri.

Hal ini disampaikan oleh Deputi Perlindungan Khusus Anak Kementerina PPPA Nahar.

“33 anak meninggal dunia (terdiri atas) delapan anak perempuan dan 25 anak laki-laki, dengan usia antara empat tahun sampai 17 tahun,” kata Nahar dikutip dari laman Antara News, Rabu (5/10/2022).

Diperkirakan bahwa jumlah tersebut akan terus berubah karena investigasi masih terus dilakukan.

Seluruh korban yang masih dirawat di rumah sakit hingga saat ini masih dalam proses pendataan.

“Kami masih terus melengkapi datanya,” pungkas Nahar.

Sebelumnya, Tim Gabungan Independen Pencari Fakta juga sudah diterjunkan yang dipimpin oleh Menko Polhukam Mahfud MD dan beberapa praktisi serta beberapa jurnalis dibantu Kapolri Listyo Sigit juga sudah menurunkan tim untuk mendalami SOP pengamanan di lapangan saat kejadian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here