Hariannanggroe.com – Meski belum 100% pulih dari cedera, pebalap tim Repsol Honda Marc Marquez menuai hasil positif di sesi latihan bebas Grand Prix Aragon, Jumat (16/9) berbekal swingarm baru.
Setelah apes selama tiga bulan dari kompetisi, Marquez dinyatakan kembali ke lintasan pada akhir pekan ini di Aragon menyusul operasi keempat pada lengan kanannya awal Juni lalu.
“Saya sangat senang kembali di atas motor dan membalap di MotoGP lagi,” kata Marquez dikutip dari Antara Aceh, Sabtu (17/9/2022).
Pembalap asal Spanyol tersebut tak membuang-buang waktu dan langsung turun ke jalan di FP1 sirkuit favoritnya, di mana ia telah merasakan lima kemenangan kelas premier.
Namun, ia mengakui masih ada rasa kaku saat latihan di sesi pagi, dan mulai merasakan rileks di sesi latihan siang.
“Di siang hari saya lebih rileks, dan saya tidak gampang lelah dan kami mampu bekerja dengan lebih baik,” jelas Marquez.
Di sesi latihan kedua, Marquez mencoba swingarm baru di motor RC213V seperti yang telah diuji saat tes di Misano pekan lalu.
Berbekal komponen baru itu, Marquez mampu tampil lebih cepat dari sesi pagi dan mencetak lap terbaiknya dengan catatan 1:47,761 yang membawanya ke peringkat delapan catatan kombinasi latihan, berjarak hanya 0,359 detik dari lap terbaik hari itu yang dibuat pebalap tim Pramac Jorge Martin.
“Di lap terakhir saat menggunakan ban soft, saya mencetak lap yang baik tapi sedikit kehilangan kendali di tikungan terakhir. Apabila Anda melakukan kesalahan, itu berarti Anda tampil menekan, dan itu bagus. Masih banyak yang harus dibenahi, tapi kami sudah berada di jalurnya.” ujarnya
Kembalinya Marquez ke kompetisi menjadi angin segar di tengah dominasi pebalap Ducati Francesco Bagnaia, yang tampil dominan dengan empat kemenangan beruntun menuju Aragon.
Marquez, yang menjadi pembalap tersukses di Aragon dengan lima kemenangan kelas premier di sana, terlibat pertarungan sengit dengan Bagnaia hingga lap terakhir di sirkuit Spanyol itu tahun lalu meski harus puas dengan hasil akhir runner-up.
Ketika ditanya peluangnya menantang podium di Aragon, Marquez menjawab, “peluang saya satu persen. Sangat rendah.”
“Pertama, adalah karena saya sangat jauh dari kondisi fisik terbaik saya. Tulangnya telah sembuh, itu yang paling penting, tapi kondisi ototnya masih sangat jauh dari yang saya inginkan.
Kedua, Honda saat ini berada dalam masa sulit, dan kami jauh tertinggal dari para pabrikan lainnya, jadi target saya adalah mencoba finis di setiap akhir pekan mulai dari sekarang,” jelasnya.
Marquez akan menjalani tiga pekan yang sibuk karena Aragon menjadi awal dari triple header sebelum Thailand dan Jepang.












