Beranda BUDAYA Peringati Hari Santri Nasional, Pj Bupati Pidie Sampaikan Dua Hal Penting Terkait...

Peringati Hari Santri Nasional, Pj Bupati Pidie Sampaikan Dua Hal Penting Terkait Sejarah Santri

0
Pj Bupati Pidie Ir H. Wahyudi Adisiswanto, M.Si bersama seluruh peserta melakukan penghormatan kepada Bendera Merah Putih Republik Indonesia pada kegiatan upacara memperingati Hari Santri Nasional 2022.

Hariannanggroe.com – Sekitar dua ribuan santri dari 200 dayah atau Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Pidie diundang untuk menghadiri dan mengikuti upacara memperingati Hari Santri Nasional (HSN) ke-7 yang dilaksanakan di Alun-alun, Kota Sigli, Pidie, Sabtu (22/10).

Upacara besar tersebut dimulai sekitar pukul 09.00 waktu setempat.

Upacara dihadiri oleh Kapolres Pidie, AKBP Padli SIK SH MH, Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Abd Jamal Husin SE, Sekda Idhami SSos MSi, ulama kharismatik Pidie, Tgk H Ishak Lamkawee,

Acara tersebut juga mengundang lima pengasih Ponpes dari Jawa Timur yaitu penggagas HSN Indonesia, KH Thoriq Darwis Bin Ziyad dari Ponpes Babussalam Kabupaten Malang, KH Misyoroh Usman dari Ponpes Sulaiman Trenggalek, KH Nabil Hasbullah dari Ponpes Darul Hikam Joresan Mlarak Ponorogo, KH Reza Hablsbullah dari Ponpes Darul Hikam Joresan Mlarak Ponorogo dan KH Abdul Muis Azis dari Ponpes Al-Aziziyah Denanyar Jombang.

Pj Bupati Pidie, Ir H. Wahyudi Adisiswanto, M.Si., selaku pembina upacara menyampaikan rasa bangganya kepada para Santri yang hadir dan semangat ikut upacara memperingati hari Santri di Aceh di dalam pembukaan amanatnya.

“Saya bangga dengan adik-adik ini rela berpanas-panasan di sini di Hari Santri ini” kata Wahyudi langsung saat membuka amanat pembina upacara, Sabtu (22/10/2022).

Ia mengatakan sudah diberi naskah untuk amanatnya, namun Ia memilih untuk impromptu atau tanpa naskah karena ingin menyampaikan hal yang sangat penting kepada seluruh peserta upacara.

Wahyudi menyampaikan dua informasi penting tentang sejarah asal-usul Santri di Indonesia yang terutama peran mereka dalam perjuangan di Indonesia.

“Ada dua yang ingin saya sampaikan, pertama tentang santri, dan yang kedua tentang Aceh ini,” katanya.

Ia menjelaskan poin pertama tentang sejarah Santri kepada seluruh peserta upacara.

“Tentang Santri, sebenarnya apa Santri Itu?

Santri itu sebenarnya dari kata Insan Taqwa Republik Indonesia,” jelasnya.

Selanjutnya, Ia juga menyampaikan sejarah awalnya HSN di Indonesia.

“KH Thoriq Darwis Bin Ziyad ini, tamu kita sekarang, ini penggagas hari Santri, awal niatnya mau diperingati setiap 1 Muharam tapi jadi 22 Oktober karena pada tanggal tersebut adalah waktu ditandatanganinya Resolusi Jihad yang akhirnya menyebabkan sejarah peristiwa heroik 10 November,” kata Pj Bupati di dalam amanatnya.

Ia meyakini bahwa sejarah Santri terutama tentang Islam di Indonesia sangat besar pengaruhnya terutama saat era perjuangan negara melawan penjajah.

Wahyudi juga tidak lupa menyampaikan poin kedua tentang sejarah Aceh di Indonesia.

“Sebelum pulau Jawa jadi Islam, Aceh duluan Islam dan itulah kenapa disebut Serambi Mekah, kumpul dulu di sana sebelum naik haji orang-orang Indonesia” katanya sambil menunjukan rasa bangganya terhadap sejarah Aceh kepada seluruh peserta upacara.

Terakhir, ia menyampaikan pesan penting kepada seluruh Santri untuk tetap menjadi pelopor perjuangan Islam Republik Indonesia.

“Jadi, peran besar para alim ulama yang akan terus melakukan pengembangan khasanah keislaman ditengah umat lewat kekuatan para santri,” ungkapnya.

Kepala Pendidikan Dayah Pidie, drh Muslizar bersama ketua panitia pelaksana, Tgk Mustajab Nyak Musa MAg, meyakini upacara tersebut sangat luar biasa

“Peringatan Hari Santri Nasional ini lebih meriah selain dari tahun sebelumnya,” jelasnya, dikutip dari Serambinews, Minggu (23/10/2022).

Disebutkan juga, seluruh santri yang menghadiri HSN ke-7 tahun ini melakukan pawai bersama menuju gedung Pidie Convention Center (PCC) guna melihat secara dekat berbagai kegiatan Pidie Bershalawat serta pameran industri dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here