Beranda SOSIAL Pengelolaan Objek Wisata Bur Telege Sebagai Motivasi Warga Kembangkan Potensi Wisata

Pengelolaan Objek Wisata Bur Telege Sebagai Motivasi Warga Kembangkan Potensi Wisata

0
wisata Bur Telege, (dok. acehbisnis.com)

Hariannanggroe.com – Pengelolaan objek wisata Bur Telege Kampung Hakim Bale Bujang, Kecamatan Lut Tawar, Aceh Tengah, adalah sebuah motivasi kepada masyarakat bagaimana mengelola potensi wisata.

Tidak hanya di kampung Hakim Bale Bujang, melainkan juga seluruh Tanah Gayo, objek wisata Bur Telege sudah membuka peluang ekonomi masyarakat,

Penilaian terhadap pengelolaan wisata tersebut disampaikan Muhammad Ridwan selaku Anggota DPR Aceh dari Dapil 4, meliputi Aceh Tengah dan Bener Meriah.

“Objek wisata Bur Telege, syukur Alhamdulillah ini merupakan motivasi bagi seluruh rakyat Aceh Tengah dan Bener Meriah, sebagaimana objek wisata.

Jika dikelola dengan baik dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, menyerap tenaga kerja, membuka peluang kepada warga untuk berinovasi terhadap daerahnya,” jelas Muhammad Ridwan dikutip dari serambinews.com, Minggu (18/9/2022)

Muhammad Ridwan mengatakan, pemerintah harus menjadi sponsor tetap untuk memasarkan Bur Telege sampai ke mancanegara.

“Pemerintah harus menjadi team medical check-up terhadap objek wisata tersebut minimal 1 tahun sekali, terkait sarana prasarana, akses, transportasi, penginapan agar tetap memenuhi persyaratan sebagai objek wisata,” katanya.

Menurut Muhammad Ridwan, kampung Bur Telege yang dikelola Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Hakim Bale Bujang Takengon, wajib menjadi pelaku wisata di objek wisata tersebut agar masyarakat setempat mendapat lapangan pekerjaan menambah income dan menambah pendapatan ekonomi masyarakat.

“Setiap objek wisata harus melibatkan masyarakat sebagai stakeholder.

Sehingga masyarakat merasa memiliki obyek wisata tersebut terlindungi dari hal-hal yang tidak diingini,” katanya.

Warga dan pemerintahan kampung harus menyiapkan dan memperhatikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan terutama sikap warga terhadap wisatawan harus ramah, sopan dan memiliki komunikasi yang baik.

“Kenyamanan penginapan, home stay yang memiliki standar wisata, tidak harus mewah yang penting sarana prasarananya harus lengkap (air bersih dll). Melatih tourguide agar memiliki kecakapan sehingga dapat menceritakan sejarah bur telege, budaya asli adat istiadat, kesenian, pakaian adat, system kehidupan masyarakat dan sebagainya,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Almuniza Kamal, memuji dan memberi apresiasi pengelolaan objek wisata Bur Telege, Aceh Tengah, yang dilakukan BUMK Hakim Bale Bujang (HBB).

Ia mengapresiasi dan memuji keterlibatan BUMK mengelola objek wisata Bur Telege karena ikut mendongkrak perekonomian aceh Aceh Tengah.

“Saya sangat mengapresiasi atas upaya warga setempat mengelola objek wisata secara mandiri.

Saya menilai pembentukan BUMK Hakim Bale Bujang ini sangat bagus karena ikut mendongkrak perekonomian masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah, khususnya warga Hakim Bale Bujang,” kata Almuniza.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here