Hariannetwork.com – Kementerian Kesehatan melalui Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS, mengapresiasi gerak cepat PJ Bupati Pidie dalam penanganan kasus Polio yang ada didaerahnya.
Kegiatan yang juga berkolaborasi dengan tim WHO di Indonesia ini juga menghasilkan hasil yang positif.
“tiap hari progresnya dan baru Jumat disetujui oleh Dirjen WHO,” ungkapnya pada acara pencanangan imunisasi polio di Alun-alun, Kota Sigli, Senin (28/11).
Baca juga : Lawan Polio! Lebih dari 1000 Anak Diberikan Imunisasi Secara Massal di Pidie
Menurut Max, kasus polio ini mencuat karena menurunnya cakupan imunisasi rutin dalam empat tahun terakhir.
“Kita ketahui ini merupakan dampak dari pada pelaksanaan imunisasi rutin, yang empat tahun terakhir menurun cakupannya, terutama pada dua tahun Indonesia mengalami pandemic Covid-19. Kita tidak melihat ke belakang lagi, tetapi kita harus melihat ke depan. Apa yang harus kita lakukan untuk menyelamatkan anak-anak kita khususnya dari Provinsi Aceh dan Kabupaten Pidie,” pungkasnya.
Baca juga : Bocah 7 Tahun Hilang Terseret Arus Saat Mandi Bareng Teman di Sungai











