Beranda NEWS Gempa 5,1 SR mengguncang Aceh Tengah, Getaran Dirasakan Oleh Masyarakat

Gempa 5,1 SR mengguncang Aceh Tengah, Getaran Dirasakan Oleh Masyarakat

0
Gunung Burni Telong

Hariannanggroe.com – Gempa berkekuatan 5,1 skala Richter (SR) mengguncang Aceh Tengah, Jumat (23/9) sekitar pukul 02.36 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,1.

Episenter gempa bumi terletak pada titik koordinat 4,44° Lintang Selatan (LS); 96;60° Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi 34 Km arah barat daya.

Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (after shock).

BMKG memastikan jika gempa tersebut dinilai tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

“Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi,” saran BMKG dikutip dari aceh.tribunnews.com, Sabtu (24/9/2022) .

Gempa bumi yang mengguncang Aceh Tengah tersebut dilaporkan tidak menyebabkan kerusakan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah, Ir Andalika ST.

“Sampai saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa tadi malam,” katanya.

Ditambahkan, sudah mengerahkan tim untuk mencari informasi terkait guncangan bumi yang melanda Aceh Tengah.

“Kita sudah kerahkan tim untuk cek dan mencari informasi ke lapangan,” katanya.

Salah satu masyarakat Aceh Tengah warga yang ada di pasar Inpres Takengon Jupri, mengaku terkejut atas terjadinya gampa ini, dan ia teringat peristiwa gempa yang terjadi pada tahun 2013 silam di desa Serempah, Kecamatan Ketol.

“Warga yang ada di pasar Inpres Takengon mengaku terkejut atas terjadinya gampa ini, dan ia teringat peristiwa gempa yang terjadi pada tahun 2013 silam di desa Serempah, Kecamatan Ketol,” kata Jufri.

Guncangan gempat yang terjadi pukul 02.36 WIB itu menimbulkan berbagai isu di masyarakat seperti keyakinan mereka bahwa guncangan gempa tersebut berasal dari vulkanik gunung api Burni Telong di Bener Meriah.

Namun hal itu dibantahkan oleh Farhan, salah satu narasumber dari Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Pos Pengamatan Gunung Api Burni Telong di Bener Meriah.

“Tidak ada hubungan gempa yang terjadi tadi malam dengan gunung berapi,” jelasnya.

Dikatakannya, saat ini keadaan Burni Telong masih level satu atau level aman.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya mengaitkan gempa tektonik dengan vulkanik gunung berapi.

“Ini mohon dibedakan, kalau tektonik ini dari sebab bergesernya lempeng bumi, kalau gempa vulkanik dari magma gunung merapi,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, jika akan terjadi letusan pada gunung Burni Telong ada tanda-tanda dan pihaknya akan buat pernyataan resmi.

“Kita punya lat monitor di kantor ini, salah satu tandanya dadah gunung akan lebih naik ke permukaan atau lebih tinggi dari biasanya,” kata Farhan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here