Beranda EKONOMI Pj Bupati Pidie Sampaikan 4 Rencana Strategis demi Membangun Kabupaten Pidie

Pj Bupati Pidie Sampaikan 4 Rencana Strategis demi Membangun Kabupaten Pidie

0
Pj Bupati Pidie, Wahyudi Adisiswanto sedang menyampaikan langkah-langkah yang penting untuk membangun Pidie kedepannya di pers Pendopo Bupati.

Hariannanggroe.com – Penjabat (Pj) Bupati Pidie, Wahyudi Adisiswanto sudah menyiapkan empat rencana strategis untuk membangun Pidie dan akan menjadi capaian target akhir tahun.

Ia menjelaskan, adanya empat rencana tersebut diantaranya, stabilizing, progresivitas, produktivity dan konsolidasi.

“Karena saya latar belakang intelijen, jadi mengadopsi empat rencana strategis dalam setahun dan harus disampaikan ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), laporan kemajuan atau progres report tiga bulan sekali,” kata Pj Bupati Pidie, Wahyudi Adisiswanto dalam keterangan pers di Pondopo Bupati, dikutip dari AJNN, Selasa (19/10).

Wahyudi juga menjelaskan, untuk triwulan pertama stabilizing yaitu membangun kebersamaan sehingga tercipta Kabupaten Pidie kondusif. “Ternyata belum tiga bulan menjabat Pj Bupati Pidie, sudah terbangun kebersamaan di daerah ini,” tuturnya.

Ia juga sempat menyampaikan hasil Monitoring Center for Prevention (MCP) yang digunakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memonitoring kinerja sebuah daerah.

“MCP merupakan indikator yang digunakan KPK untuk monitoring capaian kinerja sebuah daerah. Alhamdulillah ini sebuah ukuran kebersamaan yang telah terbangun selama ini di Kabupaten Pidie, namun tidak terekspos sehingga masyarakat tak mengetahui,” ujarnya.

Wahyudi meyampaikan, untuk triwulan kedua progresivitas dengan membangun sarana dan prasarana, meski saat ini sedang dalam proses penyusunan perencanaan. “Ke depan merapikan setiap proyek yang akan dilaksanakan, karena harus sesuai dengan program anggaran perubahan 2022 dan ini berkesinambungan hingga tahun anggaran 2023,” pungkasnya.

Lalu pada triwulan ketiga produktivity, pihaknya akan mengukur produktivitas seperti pengembangan industri, perdagangan dan khususnya sektor pertanian.

“Persoalan air sawah petani menjadi fokus kami untuk penyelesaian supaya petani dapat menanam padi,” jelasnya.

Selanjutnya, untuk triwulan keempat, konsolidasi, pihaknya berharap, seluruh program akan dilakukan evaluasi dan monitoring yang berkelanjutan sehingga berdampak pada target capaian akhir selama setahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here