Hariannanggroe.com – Gempa Bumi (Linon) berkekuatan 4,6 Magnitudo landa perairan laut pulau Simeulue, sekitar 48 kilometer Barat Sinabang, atau 167 kilometer Barat Daya Tapak Tuan, Aceh Selatan, pukul 08:55 WIB, Kamis 13 Okyober 2022, yang dirasakan sebahagian masyarakat, dan tidak berpotensi Tsunami (Smong).
Dampak pasca gempa bumi itu, tidak menimbulkan kerusakan dan kepanikan namun memicu kewaspadaan warga kepulauan. Hal itu disampaikan Zulfadli, Kalaksa BPBD Simeulue, Kamis 13 Oktober 2022.
“Iya benar terjadi gempa bumi pagi ini. Belum ada laporan kerusakan dari 10 Kecamatan, serta tidak berpotensi Smong, namun diharapkan warga tetap waspadai gempa susulan”, Zulfadli dikutip dari harianrakyataceh.com, Kamis (13/10/2022).
Guncangan gempa bumi yang dirasakan dan memicu kewaspadaan warga, juga disampaikan Herianto (47) warga desa Lugu, Kecamatan Simeulue Timur ran Ade Irwansyah (37), warga Transmigrasi desa Lataling, kecamatan Teupah Selatan.
“Saya merasakan gempa bumi tadi pagi, tapi tidak begitu kuat getarannya, hanya saja kita tetap waspada gempa bumi susulan”, kata Herianto dengan singkat, sambil menikmati pesanan kopinya disalah satu warung kopi, yang ada di kota Sinabang.
Sementara Ade Irwansyah, yang terlanjur menuju kota Sinabang sebelum tarjadi gempa bumi, sempat pulang kerumah untuk pastikan kondisi keluarganya. “Saat gempa bumi, saya sudah dì kota Sinabang. Alhamdulillah, aman tapi tetap waspada”, katanya.
Amatan harianrakyataceh.com, di Sinabang ibukota Kabupaten Simeulue, untuk kegiatan roda pemerintahan dan proses belajar mengajar di sekolah tidak terganggu, serta aktivitas masyarakat juga lancar.











