
Hariannanggroe.com – Kepala Unicef Perwakilan Aceh, Andi Yoga Tama, mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Aceh Barat yang mendukung dan berkomitmen dengan terselenggaranya tata kelola pemenuhan partisipasi hak-hak anak di Kabupaten Aceh Barat pada hari Senin (3/10) lalu.
“Komitmen pemenuhan hak anak ini dibuktikan dengan suksesnya pengembangan layanan yang terintegrasi melalui Pusat Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (PKSAI),” kata Andi Yoga di Meulaboh, dikutip dari aceh.antaranews.com, Selasa (4/10/2022).
Ia menjelaskan bahwa PKSAI Aceh Barat telah di bentuk sejak tahun 2019 yang memiliki tujuan untuk memberikan pelayanan kesejahteraan sosial anak secara komprehensif dan integratif dibantu oleh keterlibatan penyedia layanan lintas sektor, baik dari Pemerintah maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
Lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat di tahun 2021 membuatUnit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA yang bertujuan untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, melalui penyelenggaraan layanan yang cepat, akurat, komprehensif dan terintegrasi.
Pelaksana Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Aceh Barat, Muliyani di Meulaboh mengatakan pemerintah daerah terus berkomitmen untuk memberikan perlindungan dan pemenuhan anak untuk harapan tercapainya tujuan tersebut.
“Pemerintah daerah memberi wadah partisipasi anak untuk menampung aspirasi, pendapat, keinginan dan kebutuhan anak tentang pemenuhan hak anak serta perlindungan khusus terhadap anak dalam proses pembangunan,” kata Muliyani.
Pada tahun 2021 lalu, Kabupaten Aceh Barat berhasil meraih predikat sebagai salah satu kabupaten layak anak karena telah membentuk forum anak di 51 desa di 12 kecamatan di Aceh Barat.










