
Hariannanggroe.com – Penjabat (Pj) Bupati Pidie, Ir Wahyudi Adisiswanto MSi, menyatakan bahwa pihaknya menerima keputusan Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, yang memutuskan Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV di kabupaten itu akan dilaksanakan pada (10/12).
Menurutnya, keputusan Pj Gubernur Aceh itu untuk kepentingan bersama.
Namun, pihaknya masih menunggu SK Gubernur tentang pelaksanaan PORA yang akan dimulai pada 10 Desember 2022 mendatang.
“Kita terima pelaksanaan PORA ditetapkan pada 10 Desember 2022. Pemerintah Aceh juga akan memberikan dukungan dana Rp 20 miliar lagi, namun belum ditransfer,” ungkap Wahyudi dikutip dari aceh.tribunnews.com, Rabu (21/9/2022).
Menurut Pj Bupati Pidie, keputusan Pj Gubernur Aceh tentang pelaksaanan PORA disampaikan saat informal meeting bersama beberapa bupati dan wali kota menjelang pengukuhan TPAKD di Kantor Gubernur, Selasa (20/9) kemarin.
Wahyudi mengungkapkan, PORA tetap akan dilaksanakan mengingat 22 kabupaten/kota lain sudah habis anggaran untuk melakukan persiapan menghadapi event tersebut.
Menurutnya, jika ada beberapa venue tidak siap dibangun, maka pertandingan cabang olahraga tersebut akan dipindahkan ke Banda Aceh.
Tapi, sambung Pj Bupati Pidie, saat ini pembangunan semua venue terus digenjot supaya cepat selesai.
“Kita akan pantau secara rutin perkembangan pembangunan venue.
Tiga hari kemarin, kita sudah meninjau dan sudah perintahkan rekanan supaya ngebut membangun venue dengan tidak mengabaikan kualitas dari venue tersebut,” pungkas Wahyudi Adisiswanto.
Penjelasan yang hampir sama juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Kadisporapar) Pidie, Eddy Saputra SSTP MSi, kemarin.
“Sesuai dengan keputusan rapat bersama, PORA akan digelar mulai 10 Desember mendatang,” ujar Eddy.
Menurut Eddy, sisa waktu dua bulan 20 hari ke depan pihaknya terus memacu penyelesaian sejumlah venue dan insfratruktur pendukung agar 36 cabang olahraga yang dipertandingkan pada PORA kali ini bisa dilaksanakan di Pidie.
Terhadap anggaran tambahan Rp 20 miliar dari Pemerintah Aceh, ia berharap agar segera diberikan sehingga bisa digunakan untuk memacu pembangunan venue dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya.
“Apapun kondisinya, dalam waktu dua bulan ke depan kami terus berupaya menyelesaikan pembangunan venue, prasarana dan sarana seperti pemondokan atlet, serta fasilitas pendukung lainnya,” imbuhnya.
Untuk itu, Pemkab Pidie akan menambah daya kerja secara lebih untuk menyelesaikan pembangunan semua fasilitas yang dibutuhkan demi suksesnya event yang dimaksud.
Kami mohon dukungan dari semua pihak agar penyelenggaraan PORA di Pidie tahun ini bisa sukses,”pungkas Eddy Saputra.











