
Hariannanggroe.com – Cahaya Nur Dewata, remaja yang masih belum genap berusia 16 tahun menjadi salah satu korban yang selamat dari Tragedi Kanjuruhan yang terjadi usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10) lalu.
Duka dan pilu masih menyelimuti korban beserta keluarganya.
Gadis yang biasa dipanggil Cahayu tersebut masih belum bisa mengingat secara lengkap bagaimana peristiwa tragis yang telah memakan 132 jiwa itu sampai terjadi.
Cahayu didiagnosa mengalami pendarahan di otaknya yang menyebabkan ingatannya terganggu dan tidak bisa mengingat kejadian mengerikan tersebut.
Saat ditemui di rumahnya, kondisi Cahayu masih lemas dengan mata yang juga masih memerah akibat terkena gas air mata dan masih belum bisa menjelaskan kejadian yang menimpanya saat itu.
“Saya tidak ingat,” ucap Cahayu saat ditemui di rumahnya, dikutip dari SURYAMALANG, Jumat (14/10/2022).
Sang ibu, Nurul Aini mendampingi putrinya menceritakan kondisi buah hatinya itu.











