Beranda BUDAYA Cerita Perhelatan Pesta Rakyat PORA XIV Pidie dan Kisah Orang Tua Pesilat...

Cerita Perhelatan Pesta Rakyat PORA XIV Pidie dan Kisah Orang Tua Pesilat Cilik

0

Mereka akan disiapkan sebagai pemimpin, untuk menjadi penyambung lidah di sekolah masing-masing, dengan mengkampanyekan teman-temannya ikut berlatih Silat dan Shalat.

Seribu Pesilat Cilik memperagakan beberapa jurus pada penutupan Pora XIV Pidie di lapangan Blang Paseh

“Anak-anak pesilat ini akan disiapkan sebagai pemimpin ke depan, maka selesai PORA akan ada kelanjutan pembinaan bagi 1000 Pesilat Cilik, jadi ini belum selesai”. ujar Pj Bupati Pidie dalam sambutannya.

“Akan ada diantara 1000 pesilat cilik ini nantinya yang akan menjadi pemimpin, memimpin Pidie, Memimpin Aceh dan Memimpin Indonesia”. imbuhnya.

Tak hanya sampai disitu, Pemerintah Pidie juga sedang menggenjot konsep beasiswa untuk anak-anak Pidie, agar bisa melanjutkan Pendidikan sampai Perguruan Tinggi.

3 S Yang Menjadi Motivasi Pj. Bupati Pidie Menyukseskan Pora XIV Pidie

Dalam kesempatan yang sama Wahyudi Adisiswanto juga menyampaikan ada tiga S (3S) yang menjadi target dalam perhelatan Pekan Olahraga (PORA) XIV Pidie yakni Sukses Venue, Sukses Penyelenggaraan dan Sukses Prestasi.

1. Sukses Venue
Sukses Venue adalah sukses pembangunan, dimana pembangunan Venue untuk perhelatan event Pora XIV Pidie berhasil, dan bisa di fungsikan pada saat pertandingan. Dengan segala keterbatasan waktu, venue Pora bisa difungsikan oleh Atlit walaupun tidak selesai 100%.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa pembangunan Venue sebelumnya hampir tidak bisa digunakan pada event PORA XIV Pidie terlepas dari berbagai problematika yang terjadi sebelum Wahyudi Adisiswanto dilantik sebagai Pj. Bupati Pidie, Alhamdulillah berkat kerja keras dan keuletan, Allah memudahkan segala urusan pada pengerjaan Venue-venue Pora. Sehingga Venue-venue tersebut bisa difungsikan pada perlombaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here