Kami dari masyarakat awam dipedalaman pidie mengucapkan terimakasih banyak kepada Bapak Pj. Bupati Pidie atas kepercayaannya kepada anak kami untuk tampil pada event besar seperti PORA.
Dimana banyak event di kabupaten pidie sebelumnya kami datang hanya untuk menonton orang lain yang tampil tapi hari ini kami datang untuk nonton anak sendiri dan Kami Bangga. Dengan penuh air mata ketika melihat jurus tumbukan dan tangkisan diiringi goyangan bedera yg berwarna warni. Sambil menampilkan kode stiker menangis pada smiley di pesan WhatsApp.
Kami sekali lagi mengucapkan terimakasih bapak Pj. Bupati.
Engkau bukan orang Aceh apalagi orang Pidie, tapi engkau orang pertama yang memberikan kepercayaan kepada anak-anak kami.
Ketika banyak orang tidak percaya pada anaknya sendiri, tetapi engkau tetap menyemangati para anak-anak kami dan para pelatih untuk melatih. Dibawah terik matahari dan guyuran hujan sehingga anak-anak kami bisa tampil pada Event Opening Ceremony Pora XIV Pidie.
Abi Aneuk Tanyoe Tamoeng TV (Abi Anak Kita Masuk TV ). ujar salah satu orang tua 1000 pesilat cilik pada saat Opening Ceremony Pora.
Bapak Wahyudi, anak kami sekarang setelah ikut latihan silat, sudah banyak mengalami perubahan karakter, lebih mandiri dan disiplin. Biasanya makan harus kami suapin, tapi sekarang sudah tidak lagi. Begitu juga dengan mandi, dulu untuk mandi saja harus kami mandiin. Kemudian juga dengan mental, Alhamdulillah anak kami sudah banyak kawan, sudah banyak perubahan pada anak kami selama mereka belajar silat. Terus tanamkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan pada anak-anak kami.










