Beranda BUDAYA Cerita Perhelatan Pesta Rakyat PORA XIV Pidie dan Kisah Orang Tua Pesilat...

Cerita Perhelatan Pesta Rakyat PORA XIV Pidie dan Kisah Orang Tua Pesilat Cilik

0

Seterusnya pada Jam berikutnya, masuk pesan juga via WhatsApp, begini isinya.

Bapak Pj. Bupati, Kami tidak mengenal bapak dan bapak juga tidak mengenal kami, tapi berani memberi kesempatan kepada anak kami yg tidak pernah kami dapatkan selama ini.

Bapak Kami tidak minta imbalan apa-apa dari bapak, yang kami harapkan hanya satu bapak, yaitu setiap ada kegiatan di kota Pidie, jangan lupakan nak kami di perdalaman desa sana, yang cukup lama terabaikan oleh orang tua sendiri selama ini.

Kepada Bapak pelatih, kami minta maaf apabila dalam setiap latihan banyak sikap anak kami yang tidak berkenan dan membuat bapak pelatih jenggel dan marah, maklum kami anak kampung yang jarang kurang ke kota.

Kami juga mengucapkan terimakasih banyak atas ilmunya yg telah di ajarkan kepada anak-anak kami dimana kami tidak dapat membalasnya selain hanya dengan doa di penghujung shalat kami.

Diakhir pesan ini, Kami kutip satu kata dari Pj. Bupati Pidie Bapak Wahyudi Adisiswanto, Silat mencari kawan Shalat mencari tuhan, terima kasih Pemimpin kami.
Dari kami orang tua pesilat cilik.

Dalam berbagai kesempatan, Pj. Bupati Pidie Wahyudi Adisiswanto selalu mengatakan “bahwa ini hanya awal dalam perhelatan besar, berikutnya nanti 1000 pesilat ini adalah awal lahirnya ratusan pemimpin”. Kita mulai dari anak-anak ini untuk kita persiapkan calon pemimpin masa depan.

“Untuk itu mari kita sama-sama bekerja bergandengan tangan mewujudkan cita-cita Pidie Mulia” pungkasnya. Zkr

Dapatkan berita dan informasi lengkap lainnya dengan cara,
klik http://hariannetwork.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here